Sunday, 6 November 2016

Pasukan Garis Lurus Dukung Penjarakan Penista Al Quran

Pengurus mabes NU Garis Lurus (NUGL) menemui Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab di markas syariah Mega Mendung, Bogor, Rabu (2/11). Imam Besar NUGL KH.Luthfi Bashori di dampingi Mustasyar Habib Muhammad Bin Ahmad Vad’aq dan Komandan Nasional KH. Muhammad Luthfi Rochman.

Kedatangan delegasi ini resmi dukungan terhadap perjuangan umat Islam dalam memenjarakan penista agama Islam yaitu Gubernur Jakarta Basuki/Ahok. Dalam pernyataannya Kiai Luthfi mendukung aksi damai, Jum’at 4 November besok.

Kami pernah penjarakan penista Agama yang menghina ulama dengan ajarannya sholat dwi bahasa dengan terjemahan di wilayah Malang. Akhirnya penista Agama dihukum 2 tahun penjara. Ahok ini tidak hanya menghina ulama tapi menghina Al Quran. Tentu hukumannya harus lebih berat, “Ujar pengasuh Ribath Al Murtadha, Singosari, Malang ini.

Kami komunitas Garis Lurus se- Indonesia resmi mendukung perjuangan Umat Islam untuk menghukum penista agama si Ahok, “tutupnya yang disampaikan kepada Habib Rizieq.

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab menyambut baik dukungan dari komunitas Garis Lurus. Beliau meminta saat aksi 4 November nanti Garis Lurus berada di barisan depan massa umat Islam yang akan mengepung Istana Negara untuk mendesak Presiden agar tidak melindungi penista Agama.  
Terima kasih, Jazakumullah khoiron jaza’ atas dukungan komunitas Garis Lurus terhadap perjuangan ini yang kami terima sebagai amanat perjuangan dari Ummat. Kami juga menerima semua dukungan dari berbagai daerah bahwa Penista Agama tidak boleh dibiarkan di negara ini, “Tutup Habib Rizieq.[nugarislurus.com]



SHARE THIS